Jumat, 10 April 2015

Bersyukur Atas nikmat Islam




dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Apabila kita telah mengetahui bahwasanna Allah SWT mengharamkan syurga bagi mereka yang kufur terhadapnya, maka dari itu kita tahu bahwa sebesar besar nikmat ialah nikmat al islam nikmat yang paling besar ialah nikmat islam dan apabila Allah SWT menginginkan bagi hambanya kebaikan, maka ia dimatikan dalam keadaan islam dan nabi kita pernah berdoa “ Wahai yang menetapkan hati-hati, tetapkanlah hatiku diatas agamamu”.
Dan Nabi SAW telah memberitahu bahwa diantara tanda tanda fitnah akhir jaman orang yang malamnya muslim dan paginya kafir, atau paginya ia kafir, dan petangnya ia beriman dan hari inikita lihat disekeliling kitaberbagai perkara yang disebarkan yang berbentuk syubhat “Penipuan dan perkara yang meragukan” dan yang berbentuk syahwat “Yang membangkitkan nafsu” tiada syak (ragu) lagi bahwa ini semua dapat menyebabkan seseorang itu (berpaling dari agamanya).  Tetapi Allah yang maha tinggi apabila mencintai seseorang hamba maka akan diwafatkan ia di dalam islam,dan setiap perkara yang ditarik dari kita pasti aka nada gantinya (dari Allah ) kecuali agama tidak ada gantinya dan apabila Allah mencintaimu maka ia akan menetapkan kematianmu dalam islam supaya engkau mati dalam islam. Jadikanlah ! hatimu gembira tatkala engkau menyembah Allah sebagian orang apabila melakukan melakukan suatu perkara yang mubah atau makruh seperti menghadiri sesuatu pertandingan atau majlis keramaian dia merasa gembira karna menghadirinya kita tidak ingin membicarakan satu golongan, tapi kita ingin mengambil faidah dari “kegembirann” ini bagaimana engkau tahu (tetap) diatas islam (ialah) apabila engkau merasa gembira tatkala engkau mentaati Allah SWT janganlah dilakukan sesuatu ibadat itu semata mata untuk menyelesaikan tetapi lakukanlah sesuatu ketaatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, Allah tidak dimudaratkan oleh kemaksiatanmu tetapi engkaulah yang binasa apabila engkau melakukan maksiat
dan mati didalam keadaan islam  dalam apa jua keadaan jauh lebih baik daripada mati dalam kekufuran sebagaiman disebutkan dalam do’a para solihin
“ Ya Allah sesungguhnya aku mencintaimu walaupun aku bermaksiat kepadamu” dan seorang sahabat yang mulia Amru Ibn Al-Ash tatkala hamper tiba waktu kewafatannya berkata; “Ya Allah’ aku bukanlah seseorang yang lepas (dari dosa) maka aku memohon pengambunan”
“dan bukanlah aku seseorang yang kuat (dalam beribadah), maka aku memohon pertolongan”
“dan tiada bantuan dan kekuatan kecualu (pertolongan) Allah SWT’’

Apabila Allah telah menetapkan bagimu untuk shalat subuh berjamaah setelah engkau keluar dari masjid hadirkanlah perasaan gembira bahwasannya Allah dengan rahmatnya telah membangunkatmu dari tempat tidurmu dan menyebabkan dirimu berdiri dihadapannya dan membawa engkau bergerak menuju rumahnya (masjid) inilah yang kita harapkan merka yang apabila Allah menginginkan kebaikan untuk mereka mereka ditetapkan dan dimatikan atas agamnya dan tidak ada kegembiraan yang lebih besar bagi seorang hamba selain kegembirannya terhadap islam dan sebagaimana semua telah tahu bahwa seorang hamba itu harus bersyukur kepada Allah SWT karna menjadikannya seorang muslim kita semua dengan rahmat Allah dilahirkan muslim yakni Allah memberikan kita islam tanpa kita memintanya maka semoga Allah mengaruniakan kepada kita syurga tatkala kita memintanya.

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah Sesuai Tema Postingan Syukran.

◄ Posting Baru
 

Copyright © 2012. Hayya Nadrus - All Rights Reserved My Free Template by Mujib